Analogi Kepompong dan Roda Kehidupan
Analogi Kepompong dan Roda Kehidupan
By: @aril_prdn5
__________________________________________________
Kalau kamu lelah, tidak apa-apa.
Kalau kamu sedang capek, beristirahatlah sejenak.
Dirimu, tubuhmu, memiliki hak untuk beristirahat, merenung, dan berpikir sejenak untuk menjernihkan kembali jiwa (rohani) dan ragamu (jasmani).
Rebahkan tubuhmu. Atau duduklah, sembari meneguk segelas air putih. Ingatlah Tuhan. Percayalah, Tuhan pasti memberikan jalan terbaik, dan jalan keluar dari setiap hal: capekmu, lelahmu, dan sebagai macam dan aneka bentuk permasalahannya. Percayalah, skenario Tuhan tidak akan pernah salah. Disaat kita sulit, atau mungkin KECEWA dan ataupun GAGAL sekalipun, Tuhan pasti memberikan akhir yang indah dan memberikan hikmah bermakna tiada tara.
Analogi sebuah KEPOMPONG. Berawal dari telur, ulat, kepompong. Memang terkadang tidak pernah dianggap dan tidak pernah disangka menjadi suatu hal yang indah. Fase KEPOMPONG, tidak berhenti menjadi sebuah KEPOMPONG. Roda kehidupan tentunya tidak terhenti disitu saja, kawan. Roda kehidupan (perputaran waktu), tentunya akan selalu bergerak, jika Tuhan Yang Maha Kuasa berkehendak. Pada akhirnya, ketika sudah menjadi seekor KUPU-KUPU, barulah suatu KEPOMPONG tersebut dianggap dan menjadi suatu bentuk yang indah. Mahasuci Tuhan atas segala bentuk penciptaan-Nya.
Begitu juga manusia. Terkadang, seseorang tidak dianggap, diremehkan, atau mungkin di-SEPELE-kan oleh manusia yang lainnya. Namun, seperti analogi kepompong, roda kehidupan akan terus berjalan dan bergerak. Seseorang yang tadinya tidak dianggap, diremehkan, atau mungkin di-SEPELE-kan, suatu saat akhirnya menjadi orang SUKSES yang mampu merubah derajat hidup dirinya, keluarga, maupun kedua orangtuanya. Merubah segalanya. Merubah pandangan semata, dari tidak dianggap menjadi tak ternilai (sangat berharga).
Kembali kepada topik awal.
Beristirahat boleh. Tapi jangan berlarut-larut. Kembalilah, mengutarakan kata BANGKIT!!
Ingat, di luar sana, banyak sekali orang-orang yang berjuang untuk SUKSES!
Banyak sekali orang-orang yang berkompetisi untuk memperjuangkan hidupnya agar dapat membahagiakan kedua ORANGTUANYA!
Oleh karena itu, kembalilah BANGKIT!
Baca dan resapilah kutipan berikut,
"Jangan sekali-kali kau habiskan energimu untuk bermimpi-mimpi. Tapi, habiskanlah energimu untuk menuai mimpi tersebut."
- @aril_prdn5
Jadikanlah dirimu sendiri sebagai sebuah kebanggaan yang menyala. Jadilah orang yang mampu menjadi obor ENERGI untuk orang lain kembali BANGKIT, dengan kau sebagai orang SUKSES tersebut. Dengan kesuksesanmu, yang akhirnya kamu dapat berkata, "Ya, saya orang sukses. Saya adalah orang yang lahir dari keterpurukan, capek, dan tidak ada semangat, namun kini roda kehidupan sudah mengantarkanku menemukan jalan terbaik yang telah diberikan Tuhan kepadaku."
Life is simplicity. Intinya, Doa-Usaha-Ikhtiar-Tawakal (DUIT) –> Do it.
Semangatt, dan #JadilahBangga
Komentar
Posting Komentar